Workshop AI dan AI Clinic for Business dari Telkom AI
Connect Bandung membantu talenta muda dan UMKM memanfaatkan AI secara produktif
dan aplikatif.
Perkembangan gig economy yang semakin pesat
menuntut talenta muda dan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan cepat,
khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial
Intelligence/AI). Menjawab tantangan tersebut, AI Center Bandung melalui pillar
AI Connect menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk From Zero to Idea: AI
for Content Ideation & Creative Thinking serta AI Clinic for Business:
Solving Real Business Problems with AI pada Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Telkom AI Center
Bandung pada Kuartal 1 Tahun 2026, sekaligus tindak lanjut dari inisiatif
nasional Program Pelatihan Gig Economy dan AI Open Innovation Challenge yang
diinisiasi oleh pemerintah untuk mempercepat pengembangan potensi ekonomi
digital Indonesia.
Workshop AI untuk Ideasi Konten Kreatif
Workshop From Zero to Idea: AI for Content
Ideation & Creative Thinking menghadirkan Rizky Fahmi Hidayat, content
creator sekaligus pengelola platform edukatif @solusiremaja.id,
sebagai narasumber utama. Sesi ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan
AI secara praktis dalam proses pengembangan ide, penguatan kreativitas, hingga
produksi konten digital yang relevan dengan kebutuhan audiens masa
kini.
Sebanyak 49 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku
UMKM mengikuti workshop ini dengan antusias. Kegiatan dikemas
secara interaktif dan hands-on, memungkinkan peserta tidak hanya
memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktekkan penggunaan berbagai tools AI
untuk ideasi konten, pengembangan narasi, serta eksplorasi format konten
digital.
Melalui pendekatan aplikatif ini, peserta diarahkan untuk
mengalami transformasi kompetensi dari kondisi belum bisa menjadi bisa dan siap
berkarya. Transformasi tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis pembuatan
konten, tetapi juga perubahan cara berpikir, pola kerja, dan kesiapan mental
dalam menghadapi dunia kerja berbasis proyek dan portofolio yang menjadi ciri
utama gig economy.
AI Clinic for Business: Pendampingan Personal untuk UMKM
dan Startup
Pada hari yang sama, AI Centaer Bandung juga
menyelenggarakan kegiatan AI Clinic for Business: Solving Real Business
Problems with AI. Masih bersama Rizky Fahmi Hidayat sebagai mentor, sesi ini
menggunakan format mentoring 1-on-1 yang lebih fokus dan personal.
AI Clinic for Business diikuti oleh lima peserta dari
kalangan startup dan UMKM, yaitu ASETA, GREVO, Koperasi Konsumen SMART,
Dapurnisa, dan Hareudang Bandung. Masing-masing peserta membawa kebutuhan dan
tantangan bisnis yang spesifik, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk
pengembangan konten bisnis.
Dalam sesi konsultatif ini, peserta mendapatkan pendampingan
langsung terkait strategi penggunaan AI dalam content creation,
mulai dari perumusan ide yang sesuai dengan karakter brand,
peningkatan efisiensi produksi konten, hingga optimalisasi konten untuk
menjawab permasalahan bisnis yang dihadapi. Pendekatan ini diharapkan mampu
membantu pelaku usaha memanfaatkan AI secara tepat guna dan aplikatif, bukan
sekadar sebagai tren teknologi.
Memperkuat Peran AI dalam Ekosistem Kreatif dan Bisnis
Sebagai kota kreatif dan pusat talenta digital, Bandung
menurunkan fokus program ke Content Creation Track. Program ini bertujuan
meningkatkan kualitas dan kesiapan talenta muda agar mampu memanfaatkan AI
secara produktif, menghasilkan karya konten berkualitas, serta masuk ke
ekosistem gig economy berbasis skill.
Program ini juga memperkuat peran Telkom sebagai AI Center
of Excellence, khususnya pada pilar AI Connect dan pengembangan talenta AI
berbasis solusi nyata. Melalui kolaborasi antara edukasi, praktik langsung, dan
pendampingan bisnis, Telkom AI Center Bandung berupaya menciptakan ekosistem
pembelajaran AI yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar.
Sejalan dengan upaya tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead
Telkom AI Connect, menyampaikan bahwa program AI Connect dirancang untuk
memberikan dampak yang nyata bagi peserta.
“Program ini dirancang bukan hanya untuk menambah
pengetahuan, tetapi untuk membantu teman-teman memahami bagaimana teknologi,
termasuk kecerdasan buatan, bisa digunakan secara nyata: untuk meningkatkan
produktivitas, membuka peluang penghasilan baru, dan memperkuat daya saing,
baik sebagai individu maupun pelaku usaha,” ujar Mizan.
Mendorong Literasi AI dan Daya Saing Digital
Melalui rangkaian kegiatan AI Connect ini, diharapkan
terjadi peningkatan literasi AI di kalangan generasi muda dan pelaku usaha.
Lebih dari itu, kegiatan ini membuka wawasan bahwa teknologi AI dapat menjadi
alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing di
tengah ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.
Ke depan, AI Center Bandung berkomitmen untuk terus
menghadirkan program-program pengembangan talenta dan UMKM yang adaptif,
aplikatif, dan berorientasi pada solusi, guna mendukung transformasi digital
yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Tentang Telkom AI Connect
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI
Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. AI
Connect menghadirkan program pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi
bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital di
Indonesia. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia, dengan
komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan di
seluruh daerah.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

0Komentar